Membuat proxy server dengan asumsinya ketika client1
mengakses website A maka proses yang terjadi adalah client1 meminta/request ke
web server yang mempunyai website A tersebut. Ketika client2 atau yang lain
mengakses website yang sama (website A) maka proses client tersebut akan
mengulang kembali proses meminta/request ke web server tersebut. Seandainya ada
banyak client lain yang mengakses website yang sama (website A) maka proses
yang sama akan dilakukan lagi. nah inilah yang membuat akses terasa lambat.
Disinilah peran sebuah Proxy sangat dibutuhkan untuk
mempercepat akses website. Suatu halaman website yang pernah dikunjungi oleh
client akan disimpan (cache) di server proxy. Ketika ada client yang
meminta/request suatu website maka client tidak langsung request ke webserver.
client akan mencari website yang direquest-nya ke proxy dulu, kalo ada maka
proxy akan menjawab request tersebut dan memberikannya ke client, jika website
yang dicari tidak ditemukan di simpanan/Cache proxy barulah proxy server
request website tersebut ke webserver dituju.
Ada banyak macam proxy, untuk basis OS windows bisa menggunakan
winroute,winproxy, dll. untuk basis OS linux bisa menggunakan Squid. Disini
saia menngunakan basis linux mikrotik. selain handal digunakan sebagai router,
mikrotik juga bisa digunakan sebagai web proxy server. settingannya dibawah ini
:
Spek PC : P3 800 Mhz, Mem 256, HD 30 Gb, 2 buah LAN Card (1
LAN onboard, 1 LAN tambahan)
OS : Mikrotik OS 2.29.XX
ISP : Telkom Speedy (Profesional) 1 line
Modem merk Sanex standard bawaan speedy
Client : 10 komputer
OS : Mikrotik OS 2.29.XX
ISP : Telkom Speedy (Profesional) 1 line
Modem merk Sanex standard bawaan speedy
Client : 10 komputer
Konfigurasi Mikrotik :
selanjutnya download disini



0 komentar:
Post a Comment